Senin, 24 Maret 2014

KUNCI SUKSES




 

Sukses adalah hak saya dan juga semua orang. Ya, semua orang bisa sukses, siapa pun kamu, tidak perduli berasal dari mana, agama apa, dari suku apa, apa pekerjaannya,Lulusan sekolah apa,Apa statusnya, dan besok mau makan apa,Semua itu tidak mempengaruhi keberhasilan kamu, selama kamu terus berusaha keras, yakin, dan tidak putus asa, kamu akan bisa meraih kesuksesan kamu.
Namun, selain itu, kamu juga bisa memperhatikan ke lima hal yang bisa bikin kamu sukses, seperti yang berikut ini :

1. Tetapkan tujuan
Setiap langkah pasti memiliki tujuan. Ingin mewujudkan tujuan kamu, perlu adanya usaha dan kerja keras. Suatu kesuksesan dapat diraih dengan usaha dan kerja keras, tanpa itu semua kamu tidak akan mencapai kesuksesan.
Orang yang sukses adalah orang yang selalu berusaha dan bekerja keras. Dengan menetapkan tujuan, semua usaha dapat berjalan dengan mudah, karena tujuan merupakan hal yang sangat penting untuk melangkah.

2. Pahami motivasi kamu
Ingin sukses, maka butuh motivasi diri agar lebih mudah mencapainya. Pahamilah motivasi kamu, dan buatlah catatan apa yang menjadikan termotivasi untuk mencapai kesuksesan dengan begitu kamu hanya perlu melakukan apa yang menjadi motivasi kamu, agar kamu merasa senang dan selalu bersemangat untuk mencapai kesuksesan.

3. Carilah saran
Saran orang lain, sangat dibutuhkan untuk mencapai kesuksesan. Carilah saran dari sahabat atau orang yang kamu kenal, atau bahkan orang yang telah sukses dalam bidang yang kamu inginkan. Mintalah pendapatnya tentang bidang yang ingin kamu raih, minta lah juga saran terbaiknya agar kamu dapat berfikir berulang kali tentang tujuan kesuksesan kamu itu.

4. Bertanggung jawab
Setap tindakan pasti membutuhkan tanggung jawab, jadi kamu perlu memperhatikan tanggung jawab kamu terhadap apa yang sedang kamu kerjakan.

5. Bekerja melalui network
Jangan hanya mengharapkan keberuntungan, tapi carilah teman sebanyak mungkin untuk membantu kamu mencapai keinginan kamu. Dengan memiliki banyak teman, maka kamu akan lebih mendapat banyak kesempatan untuk meraih kesuksesan. Dari pada kamu hanya mengharapkan dari iklan online atau surat kabar, lebih baik kamu mencoba berkonsentrasi untuk membangun network kamu.
 

SEJARAH MANCHESTER CITY F.C



MANCHESTER CITY F.C


Berkas:Manchester City Crest.svgManchester City Football Club (dikenal pula sebagai Man City atau The Citizens) adalah sebuah klub sepak bola profesional dari Inggris yang bermain di Liga Premier Inggris. Klub ini adalah klub sekota dengan Manchester United dan bermarkas di Stadion Etihad, Manchester.
Pertandingan pertama dimainkan pada bulan November 1880. Pada waktu itu masih bernama St Mark's (West Gorton). Pada tahun 1887 berubah nama menjadi Ardwick A.F.C, dan pada tahun 1894 menjadi Manchester City F.C.
City telah memenangi Liga Inggris sebanyak 3 kali, Piala FA 4 kali, Piala Liga Inggris 2 kali, dan Piala Winners Eropa 1 kali. Periode tersukses klub ini terjadi pada era akhir tahun 1960-an dan awal 1970-an. Pada saat itu City di bawah asuhan manager Joe Mercer dengan asistennya Malcolm Allison dan beberapa pemain seperti Colin Bell, Mike Summerbee dan Francis Lee.
Mulai tahun 1980-an City mengalami masa penuh gejolak penurunan yang berpuncak pada degradasi ke tingkat ketiga sistem liga sepak bola Inggris pada tahun 1998 untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka. Pada waktu era Liga Primer Inggris pertama kali dibentuk tahun 1992, City adalah salah satu pendirinya. Tetapi prestasi klub tidak kunjung membaik, bahkan City harus terdegradasi kembali ke tingkat kedua hingga 2 kali, sementara di ajang Piala FA sejak bergulirnya Liga Primer Inggris, prestasi terbaik City hanya sampai pada perempat-final.
Setelah mengakhiri liga di musim 2006-07 pada posisi empatbelas, musim berikutnya prestasi klub mulai merangkak naik. Pertengahan tahun 2007 klub resmi menjadi milik milyarder Thailand yang ambisius, yang juga adalah mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra. Tapi kepemilikan Thaksin tidak berlangsung lama. Karena dituduh kasus korupsi di negeranya, akhirnya pada September 2008 Thaksin menjual kepemilikan klub kepada pengusaha yang juga anggota keluarga kerajaan Abu Dhabi, Uni Emirat Arab yaitu Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan.
Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan kemudian menghabiskan ratusan jutaan poundsterling untuk membeli pemain kelas atas agar klub menjadi kompetitif. Sukses menyusul pada tahun 2011, Manchester City lolos ke Liga Champions UEFA dan memenangkan Piala FA. Keberhasilan ini mencapai puncaknya dengan menjuarai Liga Premier Inggris 2011-12.

PUISI - IBU KARTINI



IBU KARTINI

Wahai ibu kartini
Wanita hebat dari negri ini
Dengan semangat juang yang tinggi
Untuk negri tercinta kini

Tak akan pernah aku lupakan
Semua usaha dan letihmu
Tak akan pernah aku lupakan
Perjuanganmu ibuku

Kau yang mencerahkan bangsa
Bagi wanita membawa pelita
Kau yang mengharumkan bangsa
Bagi wanita membawa sukma

Ibu kartini pahlawan bangsa
Berjuang tanpa tanda jasa
Mengaharap perubahan untuk sesama
Tak kan terlupakan sepanjang masa

Menghantam keterbatasan
Menuju kemuliaan
Dengan semangat yang tak terkalahkan
Menjadi seorang pembawa perubahan

Sampai saat ini selalu terkenang
Tek pernah hilang dari ingatan
Ibu kartini dengan segenap perjuangan
Seorang wanita idaman

Perjuanganmu
Semangatmu
Lelah letih mu
Wahai ibuku

Kamis, 16 Januari 2014

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRILAKU KONSUMEN


1.       Apa yang mempengaruhi dan alasan anda dalam memutuskan untuk membeli suatu barang ?

Ada beberapa alasan yang mempengaruhi saya dalam memlih barang-barang yang akan saya beli, antara lain adalah :
  •  Produk     : Dalam hal ini saya akan memilih produk mana yang berkualitas baik atau bahkan dapat menghasilkan   lebih dari apa yang saya harapkan.  
  •  Harga        : Harga merupakan salah satu faktor yang sangat saya pertimbangkan, apakah harganya sesuai dengan kualitas produk yang akan saya beli, apakah harganya sesuai dengan manfaat produk itu dan saya akan membandingkan harga produk itu dengan produk lainnya yang memiliki kualitas dan manfaat yang hampir sama.


2.       Bagaimana pendapat anda terhadap prilaku konsumen di jabodetabek khususnya depok ?

Menurut pendapat saya, prilaku konsumen di wilayah jabodetabek cukup konsumtif. Hal ini disebabkan oleh gaya hidup perkotaan yang memang dibutuhkan lebih banyak produk ketimbang di daerah daerah pedalaman yang pada dasarnya kehidupan mereka masih berhubungan dengan alam.
Khusus depok, sama saja seperti hal nya di jakarta. Masyarakatnya cukup konsumtif hal ini bisa dilihat betapa pesatnya toko barang bahkan jasa yang ditawarkan di kota ini. Dari situ dapat dilihat bahwa masyarakat depok banyak mengkonsumsi barang dan jasa yang di jual oleh produsen.

Minggu, 24 November 2013

PERILAKU KONSUMEN INDONESIA



Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan. Perilaku konsumen di negara-negara berkembang dengan negara maju memiliki beberapa perbedaan. Dalam hal ini Indonesia sebagai negara berkembang memiliki beberapa ciri-ciri seperti berfikir jangka pendek dan tidak terencana.

Menurut Handi Irawan perilaku konsumen Indonesia dikategorikan menjadi sepuluh, yaitu:
  1. Berpikir jangka pendek (short term perspective), ternyata sebagian besar konsumen Indonesia hanya berpikir jangka pendek dan sulit untuk diajak berpikir jangka panjang, salah satu cirinya adalah dengan mencari yang serba instant.
  2. Tidak terencana (dominated by unplanned behavior). Hal ini tercermin pada kebiasaan impulse buying, yaitu membeli produk yang kelihatannya menarik (tanpa perencanaan sebelumnya).
  3. Suka berkumpul. Masyarakat Indonesia mempunyai kebiasaan suka berkumpul (sosialisasi). Salah satu indikator terkini adalah situs social networking seperti Facebook dan Twitter sangat diminati dan digunakan secara luas di Indonesia.
  4. Gagap teknologi (not adaptive to high technology). Sebagian besar konsumen Indonesia tidak begitu menguasai teknologi tinggi. Hanya sebatas pengguna biasa dan hanya menggunakan fitur yang umum digunakan kebanyakan pengguna lain.
  5.  Berorientasi pada konteks (context, not content oriented). Konsumen kita cenderung menilai dan memilih sesuatu dari tampilan luarnya. Dengan begitu,konteks-konteks yang meliputi suatu hal justru lebih menarik ketimbang hal itu sendiri.
  6.  Suka buatan Luar Negeri (receptive to COO effect). Sebagian konsumen Indonesia juga lebih menyukai produk luar negeri daripada produk dalam negeri, karna bias dibilang kualitasnya juga lebih bagus dibanding produk di indonesia.
  7. Beragama(religious). Konsumen Indonesia sangat peduli terhadap isu agama. Inilah salah satu karakter khas konsumen Indonesia yang percaya pada ajaran agamanya. Konsumen akan lebih percaya jika perkataan itu dikemukakan oleh seorang tokoh agama, ulama atau pendeta. Konsumen juga suka dengan produk yang mengusung simbol-simbol agama.
  8. Gengsi (putting prestige as important motive). Konsumen Indonesia amat getol dengan gengsi. Banyak yang ingin cepat naik “status” walau belum waktunya. Saking pentingnya urusan gengsi ini, mobil-mobil mewah pun tetap laristerjual di negeri kita pada saat krisis ekonomi sekalipun. Menurut Handi Irawan D, ada tiga budaya yang menyebabkan gengsi. Konsumen Indonesia suka bersosialisasi sehingga mendorong orang untuk pamer. Budaya feodal yang masih melekat sehingga menciptakan kelas-kelas sosial dan akhirnya terjadi “pemberontakan” untuk cepat naik kelas. Masyarakat kita mengukur kesuksesan dengn materi dan jabatan sehingga mendorong untuk saling pamer.
  9. Budaya lokal (strong in subculture). Sekalipun konsumen Indonesia gengsi dan menyukai produk luar negeri, namun unsur fanatisme kedaerahan-nya ternyata cukup tinggi. Ini bukan berarti bertentangan dengan hukum perilaku yang lain.
  10. Kurang peduli lingkungan (low consciousness towards environment). Salah satu karakter konsumen Indonesia yang unik adalah kekurangpedulian mereka terhadap isu lingkungan. Tetapi jika melihat prospek kedepan kepedulian konsumen terhadap lingkungan akan semakin meningkat, terutama mereka yang *tinggal di perkotaan begitu pula dengan kalangan menengah atas relatif lebih mudah paham dengan isu lingkungan. Lagi pula mereka pun memiliki daya beli terhadap harga premium sehingga akan lebih mudah memasarkan produk dengan tema ramah lingkungan terhadap mereka. 
Sebagai pembuktian dalam hal ini,saya lampirkan sebuah kasus mengenai larisnya mobil murah yang baru-baru ini terjadi di Indonesia,seperti yang dikutip oleh Detik.com :

1.800 Mobil Murah Suzuki Sudah Terpesan

Serpong - Meski baru diluncurkan, popularitas mobil murah Suzuki, Karimun Wagon R sudah mampu menarik perhatian. Buktinya, sudah ribuan Karimun Wagon R sudah terpesan.
Sales Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Endro Nugroho mengatakan kalau meski Karimun Wagon R baru resmi diluncurkan pada 11 November lalu, inden Karimun Wagon R sudah ribuan.
"Target kita untuk Karimun Wagon R ini 1.500 unit per bulan, tapi kita sampai sekarang sudah terima inden sampai 1.800 unit," ujarnya.

Sementara itu, Davy Jeffry Tuilan, Marketing & DND Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengatakan kalau harapan Suzuki pada Karimun Wagon R ini memang besar.
"Kami ingin Karimun Wagon R dikenal secara signifikan di Indonesia," lugasnya.
Karimun Wagon R sendiri dilepas dengan harga Rp 77-99 jutaan. Harga Rp 77 juta itu untuk Karimum Wagon R tipe GA, harga Rp 89,9 juta untuk tipe GL dan harga Rp 99,9 juta untuk tipe GX. Harga tersebut merupakan on the road untuk wilayah Jabodetabek dan sekitarnya.

Untuk diketahui, Karimun Wagon R ini menggendong mesin generasi terbaru K10B, DOHC yang ringan dan bertenaga, Multi Point Injection serta Penggerak Roda Depan (FWD). Dengan menggunakan mesin berkapasitas 1,000 cc, 12 valve dengan 3 silinder bertenaga 68 PS dan torsi 90 Nm yang akan disalurkan melalui transmisi 5-speed.

Analisa Kasus :
Dalam kasus "1.800 Mobil murah Suzuki Sudah Terpesan" menjelaskan bahwa perilaku konsumen indonesia memiliki pikiran jangka pendek, memilih dengan terburu-terburu dalam kasus ini di karenakan takut kehabisan stock mobil tersebut. Karena itu, dalam hal ini masyarakat Indonesia juga sesuai dengan ciri-ciri kurang peduli lingkungan. hal ini di buktikan pada dasarnya Indonesia sendiri memiliki masalah mengenai kemacetan dan ketika orang-orang berbondong-bondong membeli mobil murah maka tidak menutup kemungkinan malah akan semakin memperparah masalah kemacetan yang ada di Indonesia.

Kesimpulan :
Dari beberapa materi, contoh kasus dan analisa kasus di atas membuktikan sebagian masyarakat Indonesia dan bahkan masyarakat di negara berkembang mempunyai perilaku berpikir jangka pendek, tidak terencana dan lainnya sesuai yang dikatan oleh Handi Irawan. dalam hal ini sebaiknya kita dapat merubah beberapa perilaku yang di rasa kurang baik  misalnya lebih berfikir jangka panjang, rencana yang matang dalam mengambil keputusan dan yang lainnya.
Demikian sedikit uraian materi dan kasus mengenai perilaku konsumen. semoga dapat dijadikan referensi dikemudian hari.

SUMBER :